Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Disebut Gangguan Relung Hati, Reza Indragiri

penusukan syekh al jabir

Seusai kejadian para orang banyak langsung naik ke atas panggung menangkap pelaku. Tatkala diserang, Syekh Ali Jaber mengaku langsung mengangkat tangan lantaran pelaku mencoba menerabas leher dan dada. Sifat pelaku aksi penusukan tentang Syekh Ali Jaber bergerak bernama A. Alfian Andrian, usia 24 tahun, kelompok Kota Bandarlampung, dekat zona peristiwa, Minggu (13/9). Pengatur yang mengaku bernama Albert berhasil ditangkap massa serta langsung beredar foto dan video kejadian ke grup-grup media sosial.

“Kepada Polri agar bersungguh-sungguh mengendalikan secara hukum dan menyeret pelaku ke meja meja hijau dengan tuntutan hukum tertinggi, ” ungkap Din, pada keterangan tertulisnya, Minggu (13/9/2020). Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP David Jacson menyatakan, pelaku sudah diamankan polisi, serta sedang menjalani pemeriksaa. “Acara baru awal, saya panggil anak 9 tahun guna tes bacaannya karena itu acara wisuda hafalan Al Quran, ketika selesai titisan minta foto. Saat tersebut, ada seseorang pemuda salah ke atas panggung, ” ujarnya.

“Spekulasi di masyarakat tersedia dugaan berdasarkan pengakuan keluarganya, si penusuk ini linu jiwa. Kita akan tahu dia sakit jiwa sesungguhnya atau tidak setelah diselidiki, ” kata dia dikutip dari instagram resminya, Senin (14/9). “Kalau saya bukan gerak refleks cepat, saya sangat yakin pisau dengan dihujamkan pelaku pasti jelas mengenai leher saya, ” kata dia. Syekh Ali Jaber menyakini tindakan tokoh menyerang dirinya sepertinya kadang sudah terorganisasi. Hal ini dirasakan dirinya saat pelaku menyerang dengan menghujamkan pisau ke arah dirinya.

Solopos. com, JAKARTA — Satuan pengamanan bakal mempunyai lima pakaian dinas. Ragam satu diantara seragamnya mengalami reformasi hingga mirip dengan sejenis polisi. Rekan artis beda yang ikut berduka atas kejadian ini adalah Dimas Seto. Membagikan foto Syekh Ali Jaber yang pusat berdiri, Dimas mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Buat itu orang yang diketahui sebagai pemilik Yayasan Nuurul Bayan di Kalapanunggal minta pelaku dihukum yang setimpal.

Dugaan percobaan pembunuhan terhadap pendakwah Ustad Syekh Ali Jaber tidak berhasil dilakukan, karena senjata yang dibawa pelaku mengenai tangan dekat pundak. Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Metropolitan Bandarlampung, Minggu, (13/9) sore. Selanjutnya pelaku datang ke masjid tersebut dan melihat Syeikh Ali Jaber lumayan berceramah di atas teater yang berada di pelataran masjid. “Kementerian Agama menggambarkan penusukan atas Syeikh Ali Jaber di tengah pengajian di Masjid Fallahuddin, Lampung. Tindakan tersebut merupakan perembukan keji dan gangguan lawan pelaksanaan dakwah, ” ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Juraidi di Jakarta.

About Anna